03 Juni 2026•Update: 03 Juni 2026
Ketua Parlemen Turkiye Numan Kurtulmus mengkritik keras efektivitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan menyatakan bahwa lembaga-lembaga yang menopang sistem internasional saat ini telah gagal menjalankan fungsinya dalam menangani konflik global.
Berbicara dalam acara bertajuk “Turkiye in a Changing World: A Partner, a Balancer, a Strategic Actor” yang diselenggarakan Kelompok Persahabatan Antarparlemen Finlandia-Turkiye, Rabu, Kurtulmus mengatakan tatanan dunia sedang menghadapi krisis kelembagaan yang mendalam.
“Lembaga-lembaga dalam sistem dunia telah runtuh,” kata Kurtulmus.
Ia menilai PBB, yang dibentuk untuk mencegah konflik dan yang prinsip-prinsip pendiriannya masih dihormati secara luas, gagal memenuhi misi yang diembannya.
“Secara sederhana, Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak lebih dari sebuah kantor di New York,” ujarnya.
Mengingat kembali pernyataannya dalam sebuah pertemuan sebelumnya di Turkiye, Kurtulmus menambahkan bahwa PBB tidak memiliki pengaruh yang cukup untuk menyelesaikan berbagai krisis internasional.
“Sayangnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak berbeda dengan sebuah kafe di New York. Organisasi itu tidak memiliki pengaruh, tidak dapat menyelesaikan konflik apa pun, tidak mampu menghentikan agresi apa pun, tidak bisa menyatakan bahwa seorang pelaku kejahatan bersalah, dan tetap berada dalam kondisi tidak berdaya,” kata dia.